GUYoGpApTSrlBSY5TpC8BSd8Ti==

Om Zein Jemput 13 Warga Jawa Barat Diduga Korban TPPO di NTT

Om Zein bersama Bupati Cianjur

SIDIKJARI — Sebanyak 13 warga Jawa Baratdiduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Para korban dilaporkan mengalami dugaan eksploitasi saat bekerja di wilayah tersebut, setelah sebelumnya diberangkatkan dengan tawaran pekerjaan yang tidak sesuai dengan realita di lapangan.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dikabarkan bertolak langsung ke NTT untuk menjemput para warga yang diduga menjadi korban. 

Langkah ini disebut sebagai bentuk tanggung jawab dan perlindungan pemerintah provinsi** terhadap keselamatan warganya.

Informasi tersebut disampaikan oleh Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein. 

Ia menyebut, dalam proses penjemputan tersebut, Gubernur Jawa Barat turut didampingi Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian.

Menurut Om Zein, para korban awalnya berangkat ke NTT dengan iming-iming pekerjaan sebagai LC. 

Namun, setelah tiba di lokasi, mereka diduga mengalami perlakuan yang tidak sesuai dengan perjanjian awal.

“Informasinya ada dugaan eksploitasi, termasuk eksploitasi seksual dan tindakan lain yang merugikan para korban,” ujar Om Zein, Minggu (22/2/2026)**.

"Dari total 13 orang yang diduga menjadi korban TPPO tersebut, sebagian di antaranya merupakan warga Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Purwakarta," tambahnya.

Pemerintah daerah memastikan akan memberikan pendampingan dan perlindungan, baik secara sosial maupun hukum, setelah para korban kembali ke Jawa Barat.

Selain proses penjemputan, pemerintah juga melakukan koordinasi dengan aparat penegak hukum guna memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan. 

Dugaan TPPO ini menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan, martabat, dan hak asasi warga negara.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat turut mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan di luar daerah, terutama jika proses perekrutan tidak jelas, tidak transparan, dan tidak melalui jalur resmi.

Hingga saat ini, proses penjemputan masih berlangsung. Pemerintah berharap seluruh warga Jawa Barat yang diduga menjadi korban TPPO dapat segera dipulangkan dalam kondisi aman, serta mendapatkan pemulihan dan perlindungan yang layak.

Komentar0

Type above and press Enter to search.