SIDIKJARI – Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein membuka kegiatan Jaksa Masuk Sekolah Festival (JMS Fest) “Sadar Hukum Sejak Dini” Tahun 2026yang digelar di Bale Sawala Yudhistira,Kamis,(18/6/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Kejaksaan Negeri Purwakarta tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Purwakarta sekaligus sarana edukasi hukum bagi generasi muda.

Mengusung tema “Sadar Hukum Sejak Dini”, JMS Fest 2026 bertujuan menanamkan pemahaman hukum kepada para pelajar, mulai dari hak dan kewajiban sebagai warga negara hingga konsekuensi dari setiap tindakan yang dilakukan. 

Melalui edukasi tersebut, para siswa diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi yang bertanggung jawab, berintegritas, serta memiliki kesadaran untuk menjauhi berbagai perilaku yang melanggar hukum.

Kegiatan ini diikuti oleh pelajar tingkat SMP/sederajat dan SMA/sederajat dari berbagai sekolah di Kabupaten Purwakarta. 

Beragam agenda edukatif dan kompetitif turut memeriahkan festival, di antaranya pertunjukan angklung, seni tari, lomba poster kreatif, lomba drama kolosal sadar hukum, hingga pameran karya seni dan kreativitas pelajar.

Selain itu, pada kesempatan tersebut juga dilakukan pencanangan Agen Sadar Hukum kepada perwakilan siswa dan siswi. 

Program ini menjadi simbol harapan agar para pelajar dapat menjadi pelopor dalam menumbuhkan budaya taat hukum di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Kepala Kejaksaan Negeri Purwakarta, Apsari Dewi, S.H., LL.M., Ph.D, dalam sambutannya menegaskan bahwa tugas Kejaksaan tidak hanya berfokus pada penegakan hukum melalui langkah represif, tetapi juga menjalankan fungsi preventif melalui edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

"Kami berkomitmen untuk terus membangun kesadaran hukum sejak dini guna menciptakan generasi yang berkarakter, berintegritas, dan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kejaksaan Negeri Purwakarta beserta seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan tersebut. 

Menurutnya, pendidikan hukum sejak dini merupakan investasi penting dalam membangun masa depan daerah dan bangsa.

"Saya mengapresiasi Kejaksaan Negeri Purwakarta yang terus hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pendidik bagi generasi muda. Kesadaran hukum harus ditanamkan sejak usia sekolah agar anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki integritas yang kuat," kata Om Zein.

Ia menambahkan bahwa pemahaman hukum tidak boleh dipandang sebagai sesuatu yang menakutkan, melainkan sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat. 

Karena itu, pendekatan edukatif yang dikemas melalui festival kreatif dinilai menjadi cara yang efektif untuk mendekatkan hukum kepada kalangan pelajar.

"Melalui JMS Fest ini, saya berharap lahir generasi Purwakarta yang cerdas, kreatif, dan sadar hukum. Mereka adalah calon pemimpin masa depan yang akan menentukan arah pembangunan daerah dan bangsa,"tambahnya.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, Kejaksaan, dunia pendidikan, dan masyarakat, JMS Fest 2026 diharapkan mampu memperkuat budaya sadar hukum di kalangan pelajar serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan berkarakter di Kabupaten Purwakarta.