SIDIK JARI- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Kemensos terkait kasus dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) penyaluran beras,Selasa, 25 Mei 2023.
Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan saat itu tengah mengikuti rapat, lalu, seorang stafnya mengatakan ada penyidik KPK yang datang.
"ada dari bagian umum menyampaikan kepada saya, Bu ada KPK mau ke Dayasos,saya langsung nangkap,karena memang anggarannya disana,"kata Risma kepada wartawan.
Baca Juga: Cek Bansos PKH BPNT di cekbansos.kemensos.go.id,Ada Nama-nama Baru Penerima Cair Maret 2023
Risma mengaku saat itu ketemu dengan penyidik KPK hendak mencari data yang berhubungan dengan kasus tersebut.
"Saya enggak boleh intervensi terhadap pemeriksaan...sudah mereka naik, saya enggak tahu mau kemana, ada yang ngantar, saya tetap kerja," ungkapnya.
Baca Juga: Viral Istri Laporkan Korban KDRT Oleh Suaminya Malah Ditetapkan Tersangka, Ini Penjelasan Polisi
Setelah selesai penyidik KPK menggeledah hingga sore hari, Risma sempat bertemu kembali dengan penyidik KPK dan melihat BAP penggeledahan oleh KPK.
"Saya ditunjukkan BAP oleh staf. Saya tidak baca detail karena saya tahu, saya tidak bisa intervensi apapun di situ. Saya sudah sampaikan ini beberapa kali, karena ini kejadian tahun 2020, ternyata betul, berita acara masalah BGR dan itu tahun 2020, kejadian ini sekitar bulan September 2020," katanya.
Baca Juga: Urban Farming Center, Wisata Unik Bergaya Eropa di Purwakarta, Cek Lokasi dan Harga Tiket Disini
Baca Juga: Viral Wanita Disiram Bubuk Cabe, Di KDRT Suami Malah Dijadikan Tersangka Oleh Polisi Depok
Risma mengaku tidak tahu secara pasti masalah dugaan korupsi bansos tersebut. Namun, ia menilai ada yang aneh lantaran anggaran program bansos itu ada di Direktorat Dayasos, namun ada pihak dari Direktorat Linjamsos yang diduga terlibat.
Artikel Terkait
Maulana Akbar Lengser, DPD Partai Golkar Jabar Ambil Alih DPD Purwakarta
Anak Dedi Mulyadi Ketua DPD Purwakarta Maula Akbar Ikut Jejak Sang Ayah Mudur Dari Partai Golkar
Viral! Ketua RT Cekcok Dengan Pemilik Ruko Yang Serobot Bahu Jalan Di Jakarta Utara
Siapa Yang 'Kuat', Iwan Bule atau Dedi Mulyadi?
Optimalisasi Layanan Publik Versi Pemkab Purwakarta
Andhi Pramono Kepala Bea Cukai Makassar Resmi Jadi Tersangka Gratifikasi