• Sabtu, 8 Oktober 2022

Tokoh Agama Purwakarta: jangan rehabilitasi menjadi senjata politisi lepas dari jeratan hukum kasus narkoba

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 09:07 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

SIDIK JARI- Oknum anggota DPRD Purwakarta yang juga kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Purwakarta itu ditangkap jajaran Satres Narkoba Polres Purwakarta usai memakai narkoba di sebuah rumah di Kabupaten Purwakarta, pada Minggu, 31 Juli 2022 petang.

Baca Juga: Limbah Kayu Dijadikan Kerajinan Warga Binaan Lapas IIB Purwakarta

Tokoh agama Asep Rahmat Pimpinan Pondok Pesantren Nagrak meminta aparat penegak hukum Polres Purwakarta mendapatkan sanksi hukum yang lebih berat untuk oknum anggota DPRD Kabupaten terciduk kedapatan narkoba.

Baca Juga: Bupati Purwakarta Turut Prihatin Atas Ditangkapnya Satu Orang Anggota DPRD Terlibat Narkoba

Menurutnya,kalau ada warga masyarakat yang terciduk menggunakan narkoba oleh polisi, kemudian dipenjara, dan disidangkan untuk mendapatkan sanksi pidana, itu merupakan keniscayaan dalam law enforcement, penegakan hukum. 

Baca Juga: Dorong Peningkatan SDM, Pemkab Purwakarta Petakan Kompetensi ASN

"Tindakan itu merupakan perintah Undang Undang yang menjadi kewajiban Penegak Hukum melaksanakannya,"ucapnya,Rabu,(3/8/2022).

 

Sekarang kalau ada anggota Dewan, Legislator, Pembuat Undang Undang, sekaligus Pengawas Penegakan Hukum ternyata terciduk menggunakan narkoba, maka semestinya mendapatkan sanksi hukum yang lebih berat dari penegak hukum, karena dia telah melecehkan hukum yang dibuatnya, melakukan pelanggaran hukum yang dia sebagai pengawasnya. 

Baca Juga: Kader PDIP Ditangkap Polisi Karena Narkoba, Ketua DPC PDIP Purwakarta Akan Tindak Tegas

Halaman:

Editor: Aris Suandi

Tags

Terkini

X