• Sabtu, 8 Oktober 2022

Sosok Prada Marinir Daniel Dalu Ritan, Anak Yatim Yang Jadi Siswa Terbaik Dikmata Marinir Angkatan XLI/1 TA 20

- Jumat, 8 Juli 2022 | 20:31 WIB
Sosok Prada Marinir Daniel Dalu Ritan, Anak Yatim Yang Jadi Siswa Terbaik Dikmata Marinir
Sosok Prada Marinir Daniel Dalu Ritan, Anak Yatim Yang Jadi Siswa Terbaik Dikmata Marinir

SIDIKJARI- Prajurit Dua Marinir Daniel Dalu Ritan dilahirkan di Malaysia pada tanggal 26 April 2000 dan merupakan anak ke 4 dari 5 bersaudara. Ayah bernama (Alm) Dominikus Dadu Ritan dan ibu Fransiska Sabu Mare. Saat berusia 2 tahun bapak Dominikus Sabumare memboyong keluarganya kembali ke Larantuka, Flores Timur NTT.

Baca Juga: Hari Keluarga Nasional, UU Ruzhanul Ulum : Momentum Perkokoh Hakikat Sebuah Keluarga

Namun kebahagian mereka tidak berlangsung lama karena sang ayah tutup usia meninggalkan keluarga dalam keadaan miskin sehingga memaksa Ibu Fransiska meninggalkan semua anak-anaknya untuk mengadu nasib menjadi pembantu rumah tangga di negeri jiran Malaysia. Saat ditinggal sang ibu ke Malaysia, pengasuhan anak-anakpun lantas diambil alih oleh kakak kandung Daniel yang baru saja menamatkan SD. Sang kakak baru saja menamatkan SD namun memutuskan untuk tidak melanjutkan pendidikannya ke jenjang lebih tinggi semata-mata karena harus berjuang sebagai ayah dan ibu untuk mengasuh dan mencari makan bagi adik-adiknya yang masih membutuhkan figur kasih sayang dari orang tua.

Baca Juga: Serda Mar Wahyu Krismanika Dan Pratu Mar Mursalin Raih Siswa Terbaik

Sehari-hari sang kakak bekerja serabutan memotong rumput dipinggir jalan atau pekerjaan apapun bila ada yang memesan. Di kala adik-adik sakit terkadang sang kakak harus bersusah payah mencari obat berupa dedaunan di hutan untuk mengobati adik-adiknya yang sakit. Bila ada waktu senggang mereka pergi ke hutan untuk mencari kayu bakar untuk dijual di kota. Syukur bila di hutan, anak-anak ini bisa mendapatkan hewan liar untuk dikonsumsi sebagai penambah protein hewani dalam tubuh mereka.

Baca Juga: Diskominfo Purwakarta Gelar Workshop Peningkatan SDM KIM

Mengawali masa sekolah, si kecil Daniel pun lalu memasuki taman kanak-kanak Rosa Delima di Desa Lamika, SD Katholik Lamika, SMPN Demon Pagong, dan melanjutkan tingkat pendidikan menengah atas di SMA Katholik Bhaktyarsa Maumere, Sikka, NTT. Setelah tamat SMA, Daniel pun akhirnya memutuskan mendaftar menjadi seorang prajurit TNI AL. Seleksi pun berjalan sebagai mana mestinya hingga menghantar Daniel lulus setelah mengikuti tes terakhir di Lapetal Malang.

Baca Juga: Si Manis dari Parungbanteng Purwakarta

Hari ini di lapangan Kesatrian EWA Pangalila Kodikmar, Gunungsari. Jumat (08/07/2022), Daniel telah menyelesaikan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) XLI TA 2022 berhasil menyisihkan 248 siswa lainnya untuk meraih predikat siswa terbaik menjadi seorang prajurit petarung Korps Marinir yang siap membela bangsa dan negara.

Harapan Prada Marinir Daniel yaitu ingin melanjutkan kariernya menjadi prajurit intai amfibi dan juga suatu waktu dia dapat bertemu kembali dengan ibu tercinta. (yosafat rh/sidikjari)

Halaman:

Editor: Aris Suandi

Tags

Terkini

Pejabat Utama Kormar Menyelam di Pulau Tegal Mas

Minggu, 25 September 2022 | 17:12 WIB

PJU Korps Marinir Pertajam Materi Selam One Star LKK

Rabu, 21 September 2022 | 19:08 WIB

Korps Marinir Gelar Sertifikasi Selam

Selasa, 20 September 2022 | 09:06 WIB

Tiga Pejabat Utama Korps Marinir Diserahterimakan

Selasa, 20 September 2022 | 09:00 WIB

Petarung Samudera Marinir Wajib Mahir Beladiri

Selasa, 19 Juli 2022 | 18:33 WIB
X