GUYoGpApTSrlBSY5TpC8BSd8Ti==

Para Kades di Kecamatan Jatiwangi Pilih Bungkam, Betmen: Diamnya Itu Jawaban, Seolah Membenarkan Dugaan Penyimpangan

Ilustrasi

SIDIKJARI,- Sejumlah Kepala Desa di Kecamatan Jatiwangi memilih bungkam dan enggan memberikan komentar ketika dihubungi awak media corongkita.com dan media sidikjari.co.id terkait pemberitaan dugaan penyimpangan anggaran Dana Desa (DD) program ketahanan pangan serta dugaan praktik jual beli proyek desa. Sikap ini pun memancing tanggapan pedas dari tokoh masyarakat Majalengka, Betmen.
 
Menurut pantauan media, saat dimintai tanggapan untuk mengklarifikasi isu yang mencuat, para kepala desa tersebut memilih mengelak, menolak bicara, hingga sebagian kades tidak mengangkat telepon. Tidak ada satu pun yang berani memberikan penjelasan maupun bantahan secara terbuka.
 
Merespons hal itu, Betmen memberikan komentar yang sangat tajam. "Sikap bungkam dan menolak berkomentar itu sendiri sudah menjadi jawaban yang sangat keras. Kalau mereka merasa bersih, jujur, dan tidak ada apa-apa, pasti akan dengan senang hati menjelaskan, membuka data, dan membuktikan bahwa tuduhan itu salah. Tapi kenapa malah sembunyi dan diam seribu bahasa?" ujarnya, Sabtu (18/7).
 
Betmen menilai kebisuan para kepala desa itu justru semakin memperkuat dugaan yang berkembang di masyarakat. "Diamnya mereka itu seolah membenarkan semua tuduhan. Seolah berkata: 'Iya benar kami gelapkan anggaran ketahanan pangan, iya benar kami jual-belikan proyek desa'. Kalau tidak ada yang disembunyikan, untuk apa takut bicara di hadapan publik?" tegasnya.
 
Ia menambahkan, sebagai pemimpin yang dipilih warga, kepala desa memiliki kewajiban memberikan informasi dan pertanggungjawaban kepada masyarakat. Menutup diri dari klarifikasi adalah bentuk pelanggaran terhadap prinsip transparansi.
 
"Mereka memegang amanah uang rakyat, tapi saat ditanya malah lari. Ini adalah sikap pengecut. Kami makin yakin ada sesuatu yang ditutupi di balik tumpukan berkas dan angka-angka itu. Kalau tidak berani menjawab di media, mari jawab di hadapan penyidik nanti," pungkas Betmen dengan nada tegas.
 
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi yang disampaikan oleh perwakilan pemerintah desa maupun pemerintah kecamatan terkait sikap bungkam tersebut. (Salia. W).

Komentar0

Type above and press Enter to search.