GUYoGpApTSrlBSY5TpC8BSd8Ti==

PJU Purwakarta Masuk Nominasi Terbaik WJIC 2026, Sekda Dorong Investasi

SIDIKJARI —Proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) Kabupaten Purwakarta berhasil masuk dalam 12 nominasi terbaik West Java Investment Challenge (WJIC) 2026. 

Proyek tersebut menjadi salah satu dari 31 proyek atau inovasi infrastruktur yang diusulkan 20 kabupaten/kota di Jawa Barat.

Kesiapan proyek PJU Purwakarta kemudian ditinjau langsung oleh tim penilai WJIC melalui agenda kunjungan lapangan (on-site visit) yang diterima Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Ir. Sri Jaya Midan, M.P., di Ruang Rapat Sekretariat Daerah.

Kunjungan lapangan tersebut menjadi bagian dari tahapan penilaian untuk melihat secara langsung kondisi serta kesiapan proyek PJU yang ditawarkan sebagai salah satu peluang investasi infrastruktur di Kabupaten Purwakarta.

WJIC merupakan strategi promosi investasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang digagas bersama DPMPTSP Provinsi Jawa Barat dan Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat. 

Program ini bertujuan menjaring proyek infrastruktur dasar potensial yang memiliki kesiapan untuk ditawarkan kepada calon investor.

Dalam pemaparannya, Sri Jaya Midan menyampaikan apresiasi kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah mendukung keikutsertaan Purwakarta dalam WJIC 2026.

Menurutnya, posisi Purwakarta sebagai salah satu wilayah strategis di Jawa Barat dengan potensi pertumbuhan ekonomi dan investasi yang besar harus didukung oleh ketersediaan infrastruktur yang memadai, termasuk penerangan jalan.

“Purwakarta merupakan kabupaten yang strategis dengan peluang investasi yang besar. Karena itu, peluang tersebut harus ditopang dengan infrastruktur yang handal,” ujarnya.

Di sisi lain, kebutuhan PJU di Kabupaten Purwakarta masih cukup besar. Dari sekitar 11 ribu titik PJU, saat ini baru sekitar 39,8 persen yang telah terpenuhi.

Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah untuk mencari alternatif pembiayaan guna mempercepat pemenuhan kebutuhan penerangan jalan. 

Dukungan dari dunia usaha, khususnya sektor perbankan, dinilai dapat menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan skema pembiayaan tersebut.

“Dukungan dunia usaha, khususnya perbankan, sangat dibutuhkan dalam memfasilitasi percepatan PJU di Kabupaten Purwakarta,” kata Sri Jaya.

Dalam kunjungan lapangan tersebut, tim penilai WJIC meninjau empat lokasi yang menjadi titik percontohan proyek PJU, yakni Ruas Jalan KDM Jalur Alternatif Rancadarah, Jalan Raya Sadang-Cikopo, Jalan Cihideung Irigasi–Tegaljunti (Situ Panjang), serta Ruas Jalan Area Situ Buled.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Muslimin Anwar, menjelaskan bahwa kunjungan lapangan tersebut merupakan bagian dari proses business matching untuk mempertemukan kebutuhan proyek pemerintah dengan potensi dukungan dari dunia usaha dan calon investor.

Menurutnya, peninjauan langsung diperlukan untuk mengukur kesesuaian data, kesiapan proyek, serta komitmen pemerintah daerah terhadap rencana investasi yang ditawarkan.

“Site visit ini menjadi bagian dari business matching untuk mengukur akurasi dan kesiapan investasi, sekaligus menjadi jaminan komitmen pemerintah daerah bagi para investor,” ungkap Muslimin.

Ia menegaskan, melalui WJIC, proyek yang ditawarkan pemerintah daerah tidak hanya dituntut memiliki potensi, tetapi juga harus memenuhi aspek kesiapan, kelayakan, dan daya tarik investasi.

Bagi Purwakarta, program tersebut menjadi peluang untuk mempercepat pembangunan dan pemenuhan kebutuhan PJU melalui kerja sama dengan pihak nonpemerintah. 

Dengan demikian, pembangunan infrastruktur penerangan jalan tidak sepenuhnya bergantung pada kemampuan anggaran pemerintah daerah.

Sri Jaya Midan berharap sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, perbankan, dan pemangku kepentingan lainnya dapat terus diperkuat, tidak hanya untuk proyek PJU tetapi juga berbagai proyek pembangunan lain yang memiliki potensi investasi.

“Di tengah upaya efisiensi anggaran saat ini, model creative financing sangat diperlukan agar pelayanan publik tetap maksimal sehingga manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

Masuknya proyek PJU Purwakarta dalam 12 nominasi terbaik WJIC 2026 menjadi peluang bagi pemerintah daerah untuk memperkenalkan potensi proyek infrastruktur kepada calon investor.

Melalui kolaborasi dan skema pembiayaan yang tepat, pemenuhan PJU di berbagai wilayah Purwakarta diharapkan dapat dipercepat. 

Selain meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, keberadaan PJU juga menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas ekonomi dan pembangunan daerah.

Komentar0

Type above and press Enter to search.