GUYoGpApTSrlBSY5TpC8BSd8Ti==

Sanggar Parachiyangan Lakukan Festival Jaga Jarak Ke-4 Dengan Prokes Ketat

MAJALENGKA,SIDIKJARI.CO.ID,-
Sanggar Parachiyangan yang bertempat di blok Leuwimukti Desa Ligung Kecamatan Ligung Kabupaten Majalengka mengelar rangkaian acara Festival Jaga jarak. Minggu (26/09/2121).

Pelaksanaan festival Jaga Jarak kali ini merupakan yang ke empat kalinya dan akan di buatkan pula film dokumenter untuk menghayati pandemi Covid -19.

Ada beberapa kesenian yang di miliki Kecamatan Ligung yang turut memeriahkan festifal jaga jarak,salah satunya Rampak Sintren Klasik Desa Ligung yang di pimpin oleh Abah Giri, dan turut hadir juga empat grup kesenian sintren klasik dari beberapa desa yang ada di Kecamatan Ligung.

"Berawal dari PSBB hingga PPKM, otomatis seniman tidak bisa beraktifitas karena adanya aturan dari pemerintah terkait pencegahan virus Covid-19, kami mengajak pelaku seni untuk tidak menyerah dalam keadaan seperti ini karena tidak tau kapan pandemi ini akan berakhir.," Ungkap Abah Giri selaku ketua Sanggar Parachiyangan.
Selain itu, tujuan utama festival ini, "Kami ingin melestarikan kesenian sintren, karena banyak seniman yang tidak peduli seni sintren warisan budaya leluhur yang harus dilestarikan," ucap Abah gobel

Sambung panitia pelksana, "Covid-19 membuat semua tatanan kebudayaan runtuh termasuk kesenian,dan celakanya buat kami pelaku seni tidak masuk dalam suatu pekerjaan yang perlu di selamatkan oleh negara.hanya kesenian yang tidak masuk dalam dalam program PSBB hingga PPKM.kalau yang lain kan masuk pembatasan kalau kami di larang, anak istri kami harus makan apa," tuturnya

Tambahnya, "Menjaga daya tradisi yang sudah menjadi daya hidup dan pilihan kami budaya asli lokal ini sangat bertolak belakang dengan era globalisasi sehingga kami pelaku seni ingin mempertahankan kesenian lokal," ungkapnya

Ditempat yang sama, Deni Venom selaku ketua Sasama (Seniman Satatar Majalengka) mengatakan pendirian Kampung Sintren ini sangat mendukung desa wisata. "Wisata tidak harus dengan wisata alam saja, mengingat kecamatan ligung cukup gersang, akan tetapi potensi pelaku seni juga harus terangkat terfasilitasi, dan kami berharap pemerintah harus lebih mendukung atas pendirian kampung sintren ini," kata deni

Tak hanya itu,ketua Pokja Polres Majalengka memberi tanggapan terkait pelaksanaan festival jaga jarak ini, kami kerjasama dalam kamtibnas untuk menciptakan kondusifitas, Kapolres Majalengka menyampaikan kepada kami melalui zoom meeting dalam setiap kegiatan yang melakukan kerumunan kita diminta untuk proaktif untuk mengarahkan prokes tanpa kecuali dengan kegiatan ini. "Dalam kegiatan ini kami mengarahkan untuk selalu jaga prokes dan tetap jaga jarak.agar tidak ada kasus penambahan Covid-19, mengingat ada varian baru yang datang dari indian," jelasnya

Tata casmita selaku Kadus Dusun Leuwimukti Desa ligung menyampaikan. "Alhamdulillah semuanya patuhi prokes dengan memakai masker,  adapun untuk ijin, kami sudah meminta ijin kepada pihak terkait baik dari Kecamatan, Kapolsek dan Koramil." tukasnya

Mely

Komentar0

Type above and press Enter to search.