GUYoGpApTSrlBSY5TpC8BSd8Ti==

Niat Baik di Pagi Hari Berujung Geram, Om Zein Datangi SDN Cisalada Tapi Tak Satu Guru Terlihat


Bupati Om Zein Murka (TikTok, @omzeinbupatiaing)

SIDIKJARI– Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein dibuat geram saat mendatangi SDN 1 Cisalada pada pagi hari. 

Pasalnya, hingga hampir pukul 07.00 WIB, tidak satu pun guru terlihat hadir di sekolah tersebut.

Om Zein tiba di SDN 1 Cilasada sekitar pukul 06.50 WIB, kedatangannya bukan tanpa alasan. 

Ia sengaja berangkat sejak subuh dengan didampingin Sekdis Pendidkan niat membagikan sepatu kepada para siswa sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. 

Namun niat baik itu justru diwarnai temuan memprihatinkan sekolah dalam keadaan tanpa guru yang ada hanya penjaga sekolah.

“Om Zein sengaja keluar rumah subuh maksudnya hendak bagikan sepatu untuk siswa. Namun begitu sampai ke SDN Cisalada 1 sudah hampir jam 7 pagi tak ada satupun guru yang sudah datang,” ujar Om Zein melalui akun TikTok resminya, @omzeinbupatiaing.

Kondisi tersebut dinilai mencoreng disiplin dan tanggung jawab tenaga pendidik. Padahal, sesuai ketentuan, guru wajib hadir sebelum jam pelajaran dimulai guna mempersiapkan proses belajar mengajar.

Menanggapi temuan itu, Om Zein langsung menegur Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta. 

"Heran jam segini guru tidak ada, Ris (Sekdis-red) bilangin ke Dinas pendidikan ini memalukan padahal Banyak pegawai yang di gaji,"tegasnya.

Ia meminta agar tidak ada pembiaran terhadap pelanggaran disiplin, terutama yang berdampak langsung pada hak siswa untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

Om Zein menegaskan, ketidakhadiran guru bukan persoalan sepele. Menurutnya, disiplin guru adalah fondasi utama dalam membentuk karakter siswa. 

Jika guru datang terlambat atau bahkan belum hadir saat jam sekolah dimulai, maka nilai kedisiplinan yang diajarkan menjadi sekadar slogan.

Ia meminta Dinas Pendidikan segera melakukan evaluasi menyeluruh dan memberikan sanksi tegas bila ditemukan pelanggaran. 

Om Zein juga menekankan bahwa kejadian serupa tidak boleh terulang di sekolah mana pun di wilayah Purwakarta.

Kasus ini pun menjadi sorotan publik setelah video pernyataan Om Zein beredar luas di media sosial, memicu beragam reaksi dari masyarakat terkait kedisiplinan tenaga pendidik di daerah tersebut.


Komentar0

Type above and press Enter to search.