SIDIKJARI – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purwakarta, Ir. Sri Jaya Midan, MP, didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Purwakarta Didi Garnadi, S.Pd., MM, menghadiri kegiatan Ekspose Hasil Evaluasi Aktivitas Pertambangan di Kecamatan Parung Panjang, Cigudeg, dan Rumpin, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Pakuan, Kota Bandung.
Ekspose tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, serta jajaran Kepala Perangkat Daerah Provinsi Jawa Barat. Turut hadir pula Bupati Cianjur, Bupati Bogor, Sekda Kabupaten Bogor, Kepala Bapperida Kabupaten Bogor, Kepala BPAKD Kabupaten Bogor, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bogor, serta tim audit dari perguruan tinggi ternama, yaitu Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Universitas Padjadjaran (Unpad).
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan, khususnya dalam pengelolaan aktivitas pertambangan di wilayah Parung Panjang, Cigudeg, dan Rumpin.
Evaluasi ini menjadi bagian dari upaya menyeluruh untuk memastikan kegiatan pertambangan berjalan sesuai dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.
Pemerintah Daerah telah membentuk tim investigatif yang terdiri dari para pakar lintas bidang, meliputi lingkungan hidup, pertambangan, dan ketenagakerjaan. Tim ini melibatkan akademisi dari ITB, IPB, dan Unpad guna menjamin kajian dilakukan secara komprehensif, objektif, dan berbasis keilmuan.
Pemprov Jawa Barat menegaskan bahwa setiap kebijakan dan keputusan terkait aktivitas pertambangan akan diambil secara objektif dan berbasis data ilmiah.
Pendekatan tersebut bertujuan agar kebijakan yang dihasilkan tidak hanya mengedepankan kepentingan ekonomi, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan, keselamatan dan kesejahteraan masyarakat, serta perlindungan terhadap hak-hak pekerja.
Melalui ekspose ini, diharapkan seluruh aktivitas pertambangan dapat memberikan manfaat ekonomi yang adil, meningkatkan konektivitas antarwilayah, mengurangi kepadatan lalu lintas, serta mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan secara berkelanjutan. Pada akhirnya, langkah ini diharapkan dapat mewujudkan Jawa Barat yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.
Usai pelaksanaan ekspose, kegiatan dilanjutkan dengan **Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) terkait lahan Unit Sekolah Baru (USB) dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai bagian dari dukungan terhadap pengembangan sektor pendidikan di Jawa Barat.
Komentar0