SIDIKJARI – Tim Puskesmas Darangdan melakukan kunjungan pelayanan kesehatan ke rumah warga korban luka bakar di Kampung Ngenol RT/RW 10/03, Desa Gununghejo, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, pada Kamis, 15 Januari 2026, sekitar pukul 14.30 WIB.
Korban diketahui bernama Ny. Hartati Budiarti (42), mengalami luka bakar akibat kebocoran gas saat memasak di dapur rumahnya pada Senin, 29 Desember 2025, sekitar pukul 16.30 WIB.
Akibat kejadian tersebut, korban langsung dievakuasi menggunakan ambulans Desa Gununghejo ke RSBA untuk mendapatkan penanganan medis.
Korban menjalani perawatan intensif selama kurang lebih 10 hari dan diperbolehkan pulang ke rumah pada 7 Januari 2026.
Namun, kondisi luka yang masih memerlukan perawatan khusus membuat keluarga merasa khawatir jika korban harus dibawa ke puskesmas setiap hari.
Oleh karena itu, pihak keluarga menghubungi petugas Puskesmas Darangdan untuk meminta layanan perawatan luka secara langsung di rumah.
Dalam kunjungan tersebut, petugas kesehatan melakukan pemeriksaan kondisi pasien serta perawatan luka.
Berdasarkan hasil pemantauan, kondisi luka bakar korban meliputi luka kering pada kedua tangan, sementara luka pada kedua kaki dan area bokong masih dalam kondisi basah.
Saat ini, korban hanya dapat berbaring dan belum mampu duduk akibat nyeri hebat pada area luka di bokong dan kaki.
Selain itu, korban juga masih menggunakan kateter urin yang dijadwalkan untuk diganti setiap 10 hari sekali guna mendukung kebutuhan medisnya selama masa pemulihan.
Petugas Puskesmas Darangdan menyampaikan bahwa perawatan luka membutuhkan sejumlah alat kesehatan dan bahan medis habis pakai, di antaranya perban atau kasa gulung ukuran besar, salep luka bakar, cairan infus NaCl untuk pembersihan luka, plaster medis, kateter urin beserta urin bag, underpad, popok dewasa, serta sarung tangan medis.
Dari keterangan keluarga, diketahui bahwa suami korban saat ini tidak memiliki pekerjaan tetap. Ia sehari-hari mengurus kebun dan memelihara domba di lahan Perhutani yang berada tidak jauh dari rumah mereka.
Pihak puskesmas berharap dengan adanya perawatan berkelanjutan di rumah, kondisi luka korban dapat segera membaik dan mencegah terjadinya infeksi.
Selain itu, dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk membantu pemulihan korban secara optimal.
Komentar0