SIDIKJARI – Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein yang akrab disapa Om Zein, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cikumpay 002 sebagai bagian dari penguatan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Purwakarta.
Dalam peresmian tersebut, Om Zein menegaskan bahwa MBG merupakan program strategis nasional yang luar biasa dan harus dilaksanakan secara luar biasa pula.
Menurutnya, program ini tidak boleh dijalankan secara asal-asalan karena menyangkut masa depan generasi muda sekaligus arah pembangunan daerah.
“MBG ini bukan sekadar bagi-bagi makanan. Dari sini lahir anak-anak yang sehat dan bergizi, terbuka lapangan pekerjaan, serta tumbuh ekonomi masyarakat. Maka pelaksanaannya harus serius, terukur, dan berkualitas,” tegas Om Zein.
Ia menjelaskan, keberadaan SPPG Cikumpay tidak hanya berfungsi untuk memastikan pemenuhan gizi anak-anak, tetapi juga dirancang sebagai motor penggerak ekonomi lokal.
Seluruh rantai kegiatan, mulai dari pengadaan bahan pangan hingga tenaga kerja, diarahkan untuk melibatkan masyarakat setempat.
“Belanjanya dari orang sini, pegawainya orang sini. Uangnya berputar di sini. Inilah tujuan besar SPPG, bukan hanya soal gizi, tapi soal kemandirian ekonomi,” ujarnya.
Menurut Om Zein, pola tersebut akan memberikan dampak ganda. Selain meningkatkan kualitas gizi anak-anak, SPPG juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan UMKM, memberdayakan petani dan pedagang lokal, serta menciptakan lapangan kerja baru di lingkungan sekitar.
Ia juga mengingatkan agar pengelolaan SPPG tidak menyimpang dari tujuan awal program MBG.
Jika pengadaan bahan dan tenaga kerja tidak melibatkan masyarakat lokal, maka manfaat ekonominya tidak akan dirasakan daerah.
“Kalau belanjanya bukan dari sekitar sini, pegawainya juga bukan orang sini, begitu uang datang dari BGN lalu uang itu kembali lagi ke sana, manfaatnya hanya meningkatkan gizi, tapi tidak meningkatkan ekonomi. Ini yang tidak kita inginkan,” tegasnya.
Komentar0