GUYoGpApTSrlBSY5TpC8BSd8Ti==

Om Zein Minta Satpol PP Cari Kreator Konten di Taman Surawisesa Bikin Resah Masyarakat

SIDIKJARI – Konten yang diunggah akun TikTok@ridwanfauzy menuai keluhan dari masyarakat, khususnya para orangtua yang kerap membawa anak-anak bermain di Taman Surawisesa, Kabupaten Purwakarta. Konten tersebut dinilai tidak memberikan edukasi dan justru menimbulkan keresahan.

Sejumlah orangtua yang berada di lokasi menyampaikan langsung keluhan mereka kepada Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein. 

Mereka memprotes penggunaan taman bermain anak sebagai lokasi pembuatan konten yang dianggap tidak sesuai.

Salah satu hal yang disoroti adalah adanya informasi dalam video yang menyebutkan bahwa pengunjung harus membayar untuk masuk ke Taman Surawisesa. Padahal, faktanya taman tersebut dapat diakses secara gratis oleh masyarakat.

“Informasi seperti itu jelas menyesatkan dan membuat resah masyarakat,” ujar salah satu orangtua.

Selain itu, konten lain yang dianggap bermuatan dewasa yang mengajak "bercocok tanam" juga menjadi perhatian. Pasalnya, lokasi pengambilan video berada di area taman bermain anak, sehingga dinilai tidak pantas dan menimbulkan kekhawatiran bagi para orangtua.

Menanggapi hal tersebut, Om Zein meminta kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta Dinas Pendidikan (Disdik) sebagai pengelola untuk segera menelusuri keberadaan pembuat konten tersebut.

Ia juga meminta agar pihak terkait mencari dan mengklarifikasi motif kreator memilih Taman Surawisesa sebagai lokasi pembuatan konten.

“Dua video ini cukup meresahkan karena dibuat di taman bermain anak. Kami minta Satpol PP dan Disdik segera menindaklanjuti dan menelusuri kreatornya,” tegas Om Zein.

Lebih lanjut, Om Zein juga memberikan pesan kepada para konten kreator agar lebih bijak dalam membuat konten, khususnya yang melibatkan ruang publik ramah anak.

“Silakan berkreativitas, tapi harus sesuai dan memberikan nilai positif. Bakat sebagai konten kreator itu sudah ada, tinggal bagaimana dikembangkan ke arah yang lebih baik,” pesannya.

Pemerintah Kabupaten Purwakarta berharap kejadian ini menjadi perhatian bersama, agar ruang publik, khususnya yang diperuntukkan bagi anak-anak, tetap aman, nyaman, dan edukatif bagi seluruh masyarakat.

Komentar0

Type above and press Enter to search.