SIDIKJARI– Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, menghadiri undangan acara Peresmian Gedung Wastu Jatnika Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) Polres Purwakarta yang digelar di Aula Tatag Trawang Tungga Polres Purwakarta,Jumat,(24/7/2026)
Peresmian gedung tersebut berlangsung khidmat dan ditandai dengan pemotongan tumpeng, pengguntingan pita, serta penandatanganan batu prasasti sebagai simbol resmi dimulainya operasional Gedung Wastu Jatnika.
Dalam sambutannya, Bupati Purwakarta yang akrab disapa Om Zein menyampaikan bahwa kehadiran Gedung Wastu Jatnika merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam memberikan perhatian terhadap seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang sedang menjalani proses hukum.
Menurutnya, penyediaan fasilitas tahanan yang layak bukan hanya sebatas memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana, tetapi juga merupakan bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
"Komitmen ini tidak hanya diberikan kepada masyarakat yang taat hukum, tetapi juga kepada masyarakat yang sedang berhadapan dengan proses hukum. Tempat yang layak merupakan bagian dari upaya memanusiakan manusia, menjadi ruang refleksi diri dan proses perbaikan ketika seseorang berada di titik terendah dalam kehidupannya," ujar Om Zein.
Ia menjelaskan, nama "Wastu Jatnika" dipilih bukan tanpa makna. Nama tersebut diambil dari salah satu Raja Pajajaran yang dikenal sebagai pemimpin yang membawa kemakmuran bagi rakyatnya.
Om Zein berharap filosofi tersebut dapat menjadi pengingat bagi setiap orang yang berada di dalam gedung ini agar menjadikan masa tahanan sebagai momentum untuk merenung, bertafakur, dan memperbaiki diri, bukan sekadar menjalani hukuman.
Selain itu, Om Zein juga menekankan pentingnya menjaga identitas budaya sebagai fondasi dalam membangun peradaban bangsa.
"Tidak ada peradaban tanpa identitas. Hal ini diperlukan untuk masa depan generasi penerus bangsa," tegasnya.
Ia berharap keberadaan Gedung Wastu Jatnika Sat Tahti Polres Purwakarta dapat memberikan manfaat bagi seluruh pihak, khususnya dalam mendukung proses pembinaan terhadap para tahanan sehingga penegakan hukum tetap berjalan dengan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan harapan akan perubahan yang lebih baik.
Acara peresmian tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan Polres Purwakarta, para pejabat daerah, serta tamu undangan lainnya yang bersama-sama menyaksikan dimulainya fungsi gedung baru sebagai bagian dari peningkatan pelayanan dan pembinaan di lingkungan Polres Purwakarta.
Komentar0