SIDIKJARI– Ada yang berbeda dalam peringatan Hari Jadi Kota Purwakarta ke-195 dan Hari Jadi Kabupaten Purwakarta ke-58 tahun ini.
Jika biasanya ucapan selamat dari berbagai instansi, lembaga, perusahaan, maupun mitra kerja diwujudkan dalam bentuk karangan bunga, kini halaman Kompleks Pemerintah Kabupaten Purwakarta dipenuhi deretan bibit pohon buah-buahan.
Berbagai jenis bibit pohon, seperti durian, sawo, mangga, belimbing, jambu air, jambu biji, dan jambu kristal, berjajar rapi sebagai bentuk ucapan selamat Hari Jadi Purwakarta.
Pemandangan tersebut menjadi simbol kepedulian terhadap lingkungan sekaligus komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Hal ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena dinilai memberikan manfaat yang lebih nyata dibandingkan karangan bunga yang hanya bersifat sementara. Bibit-bibit pohon yang terkumpul nantinya akan didistribusikan dan ditanam di berbagai lokasi sebagai bagian dari program penghijauan di Kabupaten Purwakarta.
Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Ir. Sri Jaya Midan, M.P., mengatakan penggantian karangan bunga dengan bibit pohon merupakan kebijakan yang sarat makna.
Menurutnya, bibit pohon akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat maupun lingkungan.
"Kami mengajak seluruh pihak yang ingin memberikan ucapan selamat Hari Jadi Purwakarta untuk menggantinya dengan bibit pohon. Karangan bunga memang indah dipandang, tetapi hanya sesaat. Sementara bibit pohon akan tumbuh, memberi manfaat bagi lingkungan, menghasilkan oksigen, menjaga kelestarian alam, dan menjadi warisan bagi generasi mendatang," ujar Sri Jaya Midan, Senin (20/7/2026).
Ia menambahkan, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam membangun budaya yang lebih ramah lingkungan sekaligus mengajak masyarakat berpartisipasi menjaga kelestarian alam.
"Semangat Hari Jadi Purwakarta bukan hanya merayakan perjalanan daerah, tetapi juga meninggalkan jejak yang bermanfaat. Kami ingin perayaan ini melahirkan gerakan nyata menjaga lingkungan. Semoga bibit-bibit pohon yang ditanam hari ini akan menjadi simbol harapan dan kehidupan bagi Purwakarta di masa depan," tambahnya.
Dengan mengusung konsep tersebut, peringatan Hari Jadi Purwakarta tahun ini tidak hanya diramaikan oleh berbagai kegiatan budaya, olahraga, dan hiburan, tetapi juga menghadirkan pesan kuat tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Sri Jaya Midan menegaskan, perubahan dari karangan bunga menjadi bibit pohon merupakan simbol bahwa kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kepedulian terhadap alam.
"Perubahan dari karangan bunga menjadi bibit pohon menjadi simbol bahwa kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari komitmen menjaga alam demi masa depan yang lebih hijau, asri, dan berkelanjutan," pungkasnya.
Komentar0