SIDIKJARI – Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Hikari Man Power diduga menjadi mitra dalam kegiatan pelatihan bahasa Jepang yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Purwakarta.
Berdasarkan data LPSE yang dihimpun, terdapat dua paket kegiatan pelatihan dengan nilai anggaran sekitar Rp195 juta tahun 2025.
1. pelatihan bahasa jepang sama LPK Hikari Man Power,
2. pelatihan bahasa inggris sama LPK Bakti Nusantara
Sementara itu, Dikutip dari media Warta.in, LPK Hikari Man Power mengklaim menjadi korban dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan yang dilakukan oleh Kochi Hendrawan sebagai mitra kerjanya saat ini telah ditangani Polres Purwakarta.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kabupaten Purwakarta, Panuntun Catur Supangkat, meminta adanya penjelasan dari Disnaker Purwakarta mengenai proses penunjukan maupun kerja sama dengan LPK tersebut.
"Jangan-jangan kegiatan yang dilaksanakan di Disnaker juga bermasalah. Kami berharap ada keterbukaan kepada publik mengenai proses pemilihan mitra, agar tidak menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat," ujar Catur.
Menurutnya, pemerintah daerah perlu memastikan seluruh mitra pelaksana kegiatan memiliki rekam jejak yang baik serta memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan ketentuan hukum yang berlaku.
Pospera juga mendorong agar Disnaker Purwakarta memberikan klarifikasi terkait mekanisme pengadaan atau penunjukan mitra pelatihan, sehingga tidak menimbulkan spekulasi maupun dugaan di masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Disnaker Kabupaten Purwakarta maupun LPK Hikari Man Power belum memberikan keterangan resmi terkait informasi tersebut.
Redaksi masih berupaya menghubungi kedua belah pihak untuk memperoleh konfirmasi dan akan memuat hak jawab maupun klarifikasi pada pemberitaan berikutnya sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Komentar0