GUYoGpApTSrlBSY5TpC8BSd8Ti==

Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai di Purwakarta, Om Zein: Data Akurat Kunci Kemajuan Daerah

SIDIKJARI– Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menjadi pembina Apel Pegawai yang dirangkaikan dengan Pencanangan Resmi Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) Tingkat Kabupaten Purwakarta, di Taman Maya Datar, Senin, (22/6/2026).

Momentum tersebut menjadi penanda dimulainya agenda strategis nasional yang akan menjadi fondasi penting bagi arah pembangunan ekonomi daerah ke depan.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Om Zein itu menyampaikan apresiasi kepada Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Purwakarta beserta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang telah berkolaborasi dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Purwakarta.

Menurutnya, sensus ini bukan sekadar kegiatan pendataan rutin, melainkan agenda besar yang memiliki arti strategis bagi pemerintah daerah dalam membaca kondisi riil perekonomian masyarakat. 

Terlebih, Sensus Ekonomi 2026 merupakan pendataan sepuluh tahunan yang akan memotret berbagai sektor penting, mulai dari ekonomi digital, ekonomi lingkungan, hingga ekonomi kreatif.

“Saya mengapresiasi Kepala BPS Purwakarta dan seluruh OPD yang telah berkolaborasi untuk menyukseskan agenda strategis nasional ini. Sensus Ekonomi bukan hanya soal mendata, tetapi menjadi dasar penting bagi kita dalam memahami peta kekuatan ekonomi daerah secara lebih utuh dan akurat,” ujar Om Zein.

Ia menjelaskan, sebanyak 826 petugas sensus akan diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pendataan mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. 

Para petugas tersebut akan menjangkau berbagai pelaku usaha di Purwakarta, mulai dari pedagang pasar, pelaku UMKM, hingga perusahaan skala besar, guna menghimpun data ekonomi yang valid dan menyeluruh.

Bupati menegaskan, hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi fondasi utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. 

Data yang terkumpul nantinya diharapkan mampu menjadi pijakan penting bagi Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam menyusun arah pembangunan yang selaras dengan tema pembangunan tahun 2027, yakni “Optimalisasi Potensi Unggulan Daerah dalam Meningkatkan Kemandirian dan Daya Saing.”

“Kalau kita ingin kebijakan pembangunan tepat sasaran, maka fondasinya harus data yang akurat. Sensus ini sangat penting agar setiap program yang disusun benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan, sekaligus mampu mendorong potensi unggulan daerah agar lebih mandiri dan berdaya saing,” tegasnya.

Tak hanya bagi pemerintah, Om Zein menilai hasil sensus juga akan memberi manfaat besar bagi para pelaku usaha. Data yang tersusun secara komprehensif diyakini dapat membantu pelaku ekonomi, baik pedagang pasar, UMKM, maupun korporasi besar, dalam memetakan peluang, membaca potensi pasar, dan menentukan lokasi bisnis yang lebih strategis.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap data yang diberikan kepada petugas sensus. 

Sebab, BPS menjamin kerahasiaan data responden** dan memastikan bahwa informasi yang dihimpun tidak akan digunakan untuk kepentingan perpajakan.

“Saya minta masyarakat dan para pelaku usaha tidak ragu memberikan data yang benar kepada petugas sensus. Data ini dijamin kerahasiaannya dan tidak digunakan untuk urusan pajak. Justru data yang akurat akan sangat bermanfaat untuk kepentingan pembangunan daerah dan kemajuan usaha masyarakat itu sendiri,” katanya.

Agar pelaksanaan sensus berjalan optimal, Om Zein juga menginstruksikan seluruh camat dan kepala desa di Kabupaten Purwakarta untuk memberikan dukungan penuh kepada petugas di lapangan. 

Dukungan itu mencakup fasilitasi koordinasi, pendampingan di wilayah masing-masing, hingga jaminan keamanan selama proses pendataan berlangsung.

Selain itu, ia juga berpesan kepada seluruh petugas sensus agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, kesabaran, dan ketelitian. 

Menurutnya, akurasi informasi yang dikumpulkan sangat menentukan kualitas data yang nantinya akan menjadi dasar pengambilan kebijakan.

“Saya minta para petugas sensus bekerja dengan sabar, teliti, dan tetap humanis saat berhadapan dengan masyarakat. Karena kualitas data sangat bergantung pada ketelitian dan kesungguhan di lapangan. Dari data inilah nanti kita menyusun strategi pembangunan Purwakarta ke depan,” ujar Om Zein.

Melalui pencanangan resmi ini, Pemerintah Kabupaten Purwakarta berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan lancar, akurat, dan menghasilkan gambaran utuh tentang kekuatan ekonomi daerah. 

Dengan demikian, data yang terkumpul tidak hanya menjadi dokumen statistik, tetapi benar-benar menjadi pijakan penting dalam merancang masa depan pembangunan Purwakarta yang lebih terarah, mandiri, dan kompetitif.


Komentar0

Type above and press Enter to search.