SIDIKJARI – Pemerintah Kabupaten Purwakarta terus memperkuat koordinasi dalam mendukung program gentengisasi nasional. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purwakarta, Ir. Sri Jaya Midan, menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan Gentengisasi yang membahas wilayah Majalengka, Purwakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur di Menara BRIPens, Jakarta Selatan, Selasa, (12/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Sri Jaya Midan didampingi Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Hariman Budi Anggoro serta Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Entin Suryatin.
Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait.
Pertemuan tersebut bertujuan mematangkan persiapan pelaksanaan program gentengisasi sekaligus menyelaraskan langkah pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung penyediaan material atap berbahan genteng untuk kebutuhan perumahan.
Salah satu perhatian utama dalam pembahasan ini adalah kesiapan industri genteng daerah agar mampu memenuhi kebutuhan program perumahan pemerintah.
Majalengka menjadi wilayah penting karena memiliki sentra industri genteng yang berpotensi mendukung pasokan material sekaligus memperluas pasar bagi perajin lokal.
Persiapan program mencakup sejumlah aspek penting, mulai dari ketersediaan stok, kapasitas produksi, pengaturan distribusi dan pengiriman, hingga pemenuhan standar kualitas produk. Seluruh aspek tersebut perlu dipastikan agar kebutuhan genteng dapat terpenuhi dengan baik tanpa mengabaikan mutu produk dan keberlangsungan usaha para perajin.
Bagi Kabupaten Purwakarta, keterlibatan dalam koordinasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat potensi industri lokal.
Dukungan lintas sektor diharapkan dapat membuka peluang pasar yang lebih luas bagi perajin genteng serta mendorong pertumbuhan usaha dan penyerapan tenaga kerja.
Kehadiran Sekda bersama Kepala DKUPP dan Kepala Disperkim juga mencerminkan pentingnya sinergi antarperangkat daerah dalam mendukung pengembangan sektor perindustrian, perdagangan, dan penyediaan material bangunan untuk kebutuhan perumahan.
Melalui koordinasi tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat mempersiapkan langkah konkret agar potensi industri genteng lokal tidak sekadar menjadi bagian dari rencana program, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Bupati Majalengka, Kepala Perkim Jawa Barat, serta perwakilan Pemerintah Jawa Tengah.
Komentar0