SIDIKJARI – Sebanyak 34 anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Purwakarta menjalani pembinaan di barak Brigade Mobil (Brimob) sebagai tindak lanjut atas pelanggaran disiplin yang mencuat belakangan ini.
Kebijakan tersebut diambil langsung oleh Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein.
Langkah tegas ini merupakan respons atas dugaan ketidakjujuran yang melibatkan salah satu oknum Satpol PP bersama sejumlah pihak lainnya.
Bupati menilai, pembinaan melalui pendekatan semi-militer di lingkungan Brimob menjadi solusi untuk menanamkan kembali nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta integritas bagi para anggota Satpol PP.
“Ini bukan sekadar hukuman, tapi proses pembinaan. Kita ingin mereka kembali dengan sikap yang lebih disiplin, jujur, dan profesional dalam menjalankan tugas,” ujar Om Zein.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan mentolerir tindakan indisipliner, terlebih yang mencederai kepercayaan publik terhadap aparat penegak peraturan daerah.
Menurutnya, kerja sama dengan pihak Brimob dilakukan sebagai bentuk keseriusan dalam membenahi internal Satpol PP. Program pembinaan tersebut meliputi pelatihan fisik, kedisiplinan, mental, serta penguatan karakter.
“Makanya kami minta bantuan Brimob untuk melatih kedisiplinan mereka. Harapannya, setelah selesai pembinaan, mereka bisa berubah dan lebih siap melayani masyarakat,” tambahnya.
Ia menambahkan, pembentukan Satpol PP ke depan diharapkan mampu melahirkan sosok aparatur yang tidak hanya tegas dan berwibawa, tetapi juga memiliki wawasan luas dalam penanganan serta penegakan Perda.
"Satpol PP Purwakarta dapat menjadi garda terdepan yang profesional jujur dan berintegritas dalam menjaga ketertiban umum serta menegakkan Perda secara optimal,"pungkasnya.
Komentar0