SIDIKJARI – Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Ir. Sri Jaya Midan, M.P., membuka kegiatan Gubyag Balong yang digelar di Kecamatan Purwakarta, tepatnya di sepanjang Irigasi Citalang, serta di Kecamatan Sukatani, Desa Cianting Utara, Sabtu,(20/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-195 Kota Purwakarta dan Hari Jadi ke-58 Kabupaten Purwakarta Tahun 2026
Gubyag Balong yang melibatkan sejumlah perangkat daerah dan masyarakat setempat itu dilaksanakan secara serentak di 17 kecamatan di Kabupaten Purwakarta.
Tradisi menangkap ikan bersama tersebut kembali menjadi salah satu agenda yang paling dinanti masyarakat dalam rangkaian hari jadi daerah.
Dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan, masyarakat dari berbagai kalangan tampak antusias mengikuti kegiatan yang sarat nilai budaya tersebut.
Gelak tawa, sorak sorai, dan kebersamaan mewarnai jalannya acara, menjadikan Gubyag Balong bukan sekadar hiburan rakyat, tetapi juga momentum mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Sri Jaya Midan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan Gubyag Balong.
Menurutnya, tradisi ini merupakan bagian dari kekayaan budaya lokal yang harus terus dijaga dan dilestarikan.
“Gubyag Balong ini harus dilaksanakan dengan aman, tertib, damai, dan penuh kegembiraan. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh peserta untuk tetap berhati-hati dan menjaga keselamatan diri masing-masing. Jangan sampai euforia dan antusiasme dalam mengikuti kegiatan ini justru membuat kita mengabaikan faktor keamanan dan keselamatan, sehingga menimbulkan hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujar Sekda.
Ia menegaskan, selain sebagai hiburan rakyat, Gubyag Balong juga memiliki makna penting dalam membangun semangat gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Tradisi ini menjadi cerminan kuatnya nilai-nilai kebersamaan yang telah lama hidup di tengah masyarakat Purwakarta.
Gubyag Balong sendiri merupakan tradisi menangkap ikan bersama yang terus dilestarikan oleh masyarakat Purwakarta dari generasi ke generasi.
Selain menghadirkan kegembiraan, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat interaksi sosial antarwarga, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap budaya daerah.
Pemerintah Kabupaten Purwakarta berharap kegiatan Gubyag Balong tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi media untuk memperkuat identitas budaya lokal sekaligus membangun semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
Dengan digelarnya kegiatan ini secara serentak di 17 kecamatan, peringatan Hari Jadi Purwakarta 2026 tidak hanya terasa semarak, tetapi juga mampu menghadirkan ruang kebersamaan yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Semangat gotong royong, kegembiraan, dan kecintaan terhadap tradisi lokal pun kembali hidup di tengah perayaan hari jadi daerah.
Komentar0