SIDIKJARI- Kisah haru datang dari Desa Cipinang, Kabupaten Purwakarta. Seorang lansia bernama Abah Akub tak kuasa menahan air mata saat mendoakan Bupati Purwakarta, Om Zein yang datang memberikan perhatian di tengah kondisi hidupnya yang memprihatinkan.
Rumah sederhana yang ditempati Abah Akub diketahui sudah dalam kondisi memprihatinkan dan terancam roboh. Di usia senjanya, ia hanya bisa pasrah sembari berharap ada pertolongan.
Mendengar kondisi tersebut, Om Zein langsung turun tangan. Sambil menunggu proses perbaikan rumah, Om Zein memberikan bantuan uang tunai sebagai bekal kebutuhan sehari-hari, termasuk untuk membeli beras agar Abah Akub tetap dapat memenuhi kebutuhan hidupnya.
Tak hanya itu, perhatian Om Zein juga menyentuh hal yang selama ini menjadi keluhan Abah Akub.
Mengetahui sang lansia kesulitan makan karena tidak memiliki gigi, Om Zein langsung memesan gigi palsu agar Abah Akub bisa kembali menikmati makanan dengan nyaman.
Di tengah suasana penuh haru, Abah Akub berkali-kali mengangkat tangan seraya memanjatkan doa untuk Om Zein. Air matanya mengalir tanpa mampu dibendung.
"Semoga Allah membalas semua kebaikan Pak Bupati. Dipanjangkan umurnya, disehatkan, dimudahkan segala urusannya. Saya tidak tahu harus membalas dengan apa selain doa," ucap Abah Akub dengan suara bergetar.
Bagi Om Zein, membantu masyarakat bukan sekadar menjalankan tugas sebagai kepala daerah, melainkan bentuk kepedulian terhadap sesama.
"Kalau ada warga yang sedang kesulitan, apalagi orang tua yang hidup sendiri dengan kondisi rumah yang memprihatinkan, sudah menjadi kewajiban kita untuk hadir. Mudah-mudahan rumah Abah segera diperbaiki dan beliau bisa hidup lebih nyaman," ujar Om Zein.
Kisah Abah Akub menjadi pengingat bahwa kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat mampu menghadirkan harapan baru bagi mereka yang sedang menghadapi kesulitan.
Komentar0