SIDIKJARI —Kejaksaan Negeri Purwakarta bersama Pemerintah Kabupaten Purwakarta dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan kegiatan “Jagaraksa Tatanen” di Desa Ciracas, Kecamatan Kiara Pedes, Kabupaten Purwakarta, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein, Kepala Kejaksaan Negeri Purwakarta, Dandim 0619/Purwakarta, Kapolres Purwakarta, jajaran pemerintah daerah, serta masyarakat setempat.
Kegiatan Jagaraksa Tatanen menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian sekaligus membangun kolaborasi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Purwakarta.
Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein (Om Zein) menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat.
“Pertanian harus terus kita dorong karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Pemerintah Kabupaten Purwakarta akan terus mendukung berbagai program yang dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memberikan manfaat nyata bagi para petani,” ujar Om Zein.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, kejaksaan, dan masyarakat merupakan modal penting dalam menjaga keberlanjutan program pertanian di tingkat desa.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Purwakarta, Dr. Yudhi Kurniawan, S.H., M.H., menegaskan bahwa program Jagaraksa Tatanen merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi kejaksaan dalam mendukung pembangunan masyarakat, khususnya di bidang pertanian.
“Jagaraksa Tatanen merupakan bagian dari semangat kolaborasi. Kejaksaan tidak hanya menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga berupaya hadir di tengah masyarakat untuk mendukung program pembangunan yang memberikan manfaat langsung, salah satunya melalui penguatan sektor pertanian,” ungkap Kajari Purwakarta.
Menurutnya, penegakan hukum modern dan humanis tidak boleh hanya berhenti di balik dinding ruang persidangan.
“Hukum harus hadir secara nyata, menyapa langsung, dan menjadi pelindung di tengah-tengah denyut nadi kehidupan sosial masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Yudhi mengatakan bahwa keberhasilan pembangunan pertanian membutuhkan kerja bersama. Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, TNI, Polri, pemerintah desa, dan para petani perlu terus diperkuat.
“Kami mengajak seluruh lapisan petani untuk saling menggenggam tangan dan bersinergi sebagai garda terdepan ketahanan pangan daerah maupun nasional,” ucapnya.
Kegiatan Jagaraksa Tatanen di Desa Ciracas menjadi salah satu wujud kolaborasi lintas sektor dalam mendorong penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Purwakarta.
Pemerintah Kabupaten Purwakarta bersama jajaran Forkopimda berkomitmen untuk terus membangun sinergi dan mendukung berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penguatan kemandirian pangan.
Komentar0