GUYoGpApTSrlBSY5TpC8BSd8Ti==

Anak Kades Haurgeulis Majalengka Diduga Aniaya Warga, Aktivis Desak Penanganan Serius

Ilustrasi

SIDIKJARI,- Kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oleh anak Kepala Desa Haurgeulis, Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka, menjadi sorotan publik. Korban, yang tidak disebutkan namanya, melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bantarujeg setelah mengalami penganiayaan oleh beberapa orang, termasuk anak pejabat desa tersebut.

Menurut keterangan korban, penganiayaan terjadi pada hari Minggu ketika ia terlibat masalah dengan beberapa orang terkait pengaturan kendaraan di Jembatan Cibarengkok yang rusak. Korban mengaku dipukul oleh beberapa orang dan tidak bisa mengidentifikasi semua pelaku karena sudah terjatuh. "Saya dipukul oleh dua orang, kemudian ada lagi yang ikut memukul saya," ungkapnya.26/11/2025.

Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bantarujeg, namun proses mediasi dilakukan setelah korban diyakinkan oleh Kepala Dusun setempat. "Saya dipaksa dan ditakut-takuti untuk berdamai," kata korban. 

Aktivis Majalengka Betmen menyatakan bahwa kasus ini menjadi preseden buruk bagi wilayah Bantarujeg jika anak pejabat desa bisa bertindak semena-mena.

Kasus ini diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi pejabat desa untuk lebih mengawasi perilaku anak-anak mereka dan memastikan keadilan bagi semua warga. Aktivis meminta agar kasus ini ditangani dengan serius untuk mencegah terjadinya tindakan serupa di masa depan.

Penganiayaan yang dilakukan oleh anak pejabat desa ini memicu kekhawatiran akan potensi penyalahgunaan kekuasaan di tingkat desa. Pihak kepolisian diharapkan dapat mengusut tuntas kasus ini dan memberikan keadilan bagi korban.
(Tim).

Komentar1

  1. Telusuri lebih lanjut keduabelah pihak jangan dulu membuat berita

    BalasHapus

Type above and press Enter to search.