SIDIKJARI – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Purwakarta mengambil langkah tegas terkait dugaan aktivitas jual beli Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) berlokasi di Cijantung, Sukatani.
DLH Kabupaten Purwakarta diketahui telah memanggil pelaku usaha pada 28 Januari 2026 untuk dimintai keterangan terkait kegiatan tersebut.
Dalam pertemuan itu, pelaku usaha menyatakan bersedia menghentikan kegiatan jual beli FABA yang menjadi sorotan.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung di hadapan pihak DLH sebagai bentuk komitmen untuk mematuhi ketentuan yang berlaku.
Kepala DLH Kabupaten Purwakarta, Erlan Diansyah Se, MP menyampaikan, selain memanggil pelaku usaha, DLH Purwakarta juga telah meminta klarifikasi kepada perusahaan penghasil FABA yang berada di wilayah Kabupaten Purwakarta.
"Langkah ini dilakukan guna memastikan asal-usul, pengelolaan, serta distribusi material tersebut,"kata Erlan, Senin, (02/3/2026) dikantornya.
Erlan menegaskan pihaknya bertindak sesuai prosedur dan berupaya melakukan pengawasan secara menyeluruh.
“Pemanggilan sudah kami lakukan. Pelaku usaha menyatakan bersedia menghentikan aktivitas jual beli FABA. Kami juga sudah meminta klarifikasi kepada perusahaan penghasil FABA di wilayah Purwakarta,” tegasnya.
Lebih lanjut dikatakan, terkait adanya dugaan FABA yang berasal dari luar wilayah Kabupaten Purwakarta, DLH setempat tidak tinggal diam.
"Kami telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) serta membuat laporan resmi kepada Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat,"ungkapnya.
Menurutnya, koordinasi lintas instansi tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan persoalan berjalan sesuai kewenangan masing-masing serta mencegah potensi pelanggaran aturan pengelolaan lingkungan.
DLH Kabupaten Purwakarta menegaskan akan terus melakukan pemantauan dan tidak segan mengambil langkah lanjutan apabila ditemukan pelanggaran di lapangan.
"Upaya ini dilakukan sebagai bentuk komitmen menjaga kelestarian lingkungan dan memastikan setiap aktivitas usaha berjalan sesuai regulasi yang berlaku,"pungkasnya.
Komentar0