SIDIKJARI – Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Ir. Sri Jaya Midan, M.P., mewakili Bupati Purwakarta membuka kegiatan Pemusnahan Arsip yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Kearsipan ke-55 dan Hari Perpustakaan ke-46 tingkat Kabupaten Purwakarta, bertempat di Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Purwakarta.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola kearsipan dan meningkatkan kesadaran seluruh perangkat daerah terhadap pentingnya pengelolaan arsip yang tertib, akuntabel, dan profesional.
Dalam sambutannya, Sekda Purwakarta menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Purwakarta yang berhasil meraih penghargaan Simpul Jaringan Terbaik Nasional Tahun 2026 dari Arsip Nasional Republik Indonesia.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah dalam membangun sistem pengelolaan arsip yang baik dan terintegrasi.
“Penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Purwakarta sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola kearsipan di seluruh perangkat daerah,” ujar Sri Jaya Midan.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan pemusnahan arsip merupakan bagian penting dalam sistem pengelolaan arsip pemerintahan.
Arsip yang dimusnahkan merupakan dokumen yang telah habis masa retensinya, tidak memiliki nilai guna, dan dipastikan tidak berkaitan dengan proses hukum.
Adapun arsip yang dimusnahkan dalam kegiatan tersebut berjumlah 6.609 lembar dokumen yang berasal dari Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Purwakarta, Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP), Satpol PP, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Sementara itu, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Purwakarta, Aan, S.Pd.I., K.P., M.Si., mengatakan bahwa penghargaan tingkat nasional yang diraih menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kearsipan dan perpustakaan di Kabupaten Purwakarta.
Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah untuk bersama-sama menjaga, merawat, dan memanfaatkan arsip sebagai bagian penting dari dokumentasi perjalanan pembangunan daerah.
“Arsip bukan sekadar dokumen, tetapi juga memori kolektif perjalanan pembangunan daerah yang harus dijaga dan dimanfaatkan dengan baik,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Jawa Barat, Drs. H. Kusmana Hartadji, M.M., atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan Kabupaten Purwakarta meraih penghargaan nasional di bidang kearsipan.
Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi kabupaten dan kota lain di Jawa Barat untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola kearsipan di daerah masing-masing.
Komentar0